Teropong Angkasa.Com,_Konsel/Pemerintah Desa Koeono Kecamatan Palangga Selat menilai, tambang ore Nickel yang beroperasi di Desa Koeono Kecamatan Palangga Selatan, berpotensi menimbulkan konflik horizontal di tengah masyarakat yang ada di wilayah itu.
Menurut Kepala Desa Koeono Aksar, SE Bahwa proses pelaksanaaan kegiatan pertambangan ini sangat berpotensi menimbulkan konflik karena telah terjadi pro kontra di tengah masyarakat.
“Masyarakat di Koeono saat ini telah terjadi pro kontra, sehingga harus cepat disikapi sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” jelasnya.
Dia mengemukakan, kegiatan pertambangan Ore Nickel di Koeono segera diselesaikan agar tidak terjadi Gesekan Dan Konflik Internal Masyarakat.
“Dengan Masuknya Beberapa Investor atau perusahaan yang berinvestasi di daerah kami tujuannya untuk kesejahteraan Masyarakat, Bukan Malah Menciptakan Konflik Sosial maupun sekat-sekat Internal Keluarga,” Bebernya
Selaku Kepala Desa Koeono, Aksar sangat Berharap agar Persoalan Diantara Dua Perusahaan PT. Jagad Rayatama(JR) Dan PT. Mega Tambang Indonesia (MTI) ini bisa diselesaikan secara Baik dan secepat mungkin dan tidak perlu Melibatkan Masyarakat yang akhirnya bisa memecah belah Kerukunan diantara sesama Masyarakat Desa Koeono
Laporan : Red










